Beberapa orang lebih mengutamakan keinginan daripada kebutuhan hingga membuatnya mau melakukan apa saja agar dapat terwujud.
Bahkan dengan hal-hal ekstrim, seperti menjual organ tubuhnya untuk mendapatkan uang.
Seorang pria berusia 24 tahun yang sekarang bernama Xiao Wang, sangat menginginkan iPhone yang ketika diluncurkan, usianya saat itu 17 tahun.
Smarthphone tersebut begitu 'digilai' remaja China saat itu, hingga digambarkan sebagai item yang 'harus dipunyai' oleh teman-teman di sekolah Wang.
iPhone 4, dianggap yang paling teratas dibandingkan smarthphone lain.
Wang, begitu menginginkannya tetapi latar belakang keluarganya yang miskin tidak membuat keinginannya mudah tercapai.
Ia mulai mencari cara untuk menghasilkan uang dengan cepat.
Saat itulah, Wang terpikirkan bahwa manusia hanya membutuhkan satu ginjal untuk tetap hidup.
“Satu ginjal sudah cukup untuk saya, mengapa saya perlu yang lain? Mengapa saya tidak menjualnya saja?" ujarnya.
Wang berkeliling mencari tempat untuk menjual ginjalnya dan akhirnya menemukan rumah sakit ilegal tempat jual-beli organ tubuh manusia.
Ia disebutkan menjual ginjalnya seharga 22.000 yuan atau sekitar Rp46 juta – lebih dari cukup untuk membeli sebuah iPhone.
Wang lantas melakukan perjalanan dari Anhui ke Chenzhou, untuk melakukan operasi dan segera membeli iPhone setelahnya.
Wang diberitahu oleh perantaranya akan menjalani kehidupan normal seperti biasa setelah satu minggu pasca operasi, tetapi masalah bukan berarti tidak datang.
Lingkungan operasi tidak disanitasi dengan benar, yang menyebabkan infeksi pada lukanya.
Lebih buruk lagi, orangtua Wang tidak tahu tentang operasi besarnya dan baru mengetahui ketika pemuda itu menjadi sangat sakit akibat infeksi.
Pada saat ia diperiksakan ke rumah sakit yang benar, fungsi ginjalnya sudah sangat parah dan ia menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat tidur sejak saat itu.
Keluarganya harus mengutang setelah harus membiayai Xiao Wang melakukan hemodialisis atau cuci darah.
Baik perantara atau rumah sakit ilegal yang mengoperasi Wang akhirnya dibawa ke pengadilan.
Keluarga Wang menerima banyak uang sebagai kompensasi, tetapi tidak ada yang dapat mengubah fakta bahwa kesehatan putra mereka tidak dapat sembuh selamanya.
Selama 7 tahun setelah menjual ginjalnya di tahun 2011, Wang tidak mungkin bisa hidup normal kembali.
=====================================
Intinya, kalau misqueen sesuaikanlah dengan gaya hidup. Juga, tidak perlu lah jual ginjal sendiri untuk beli barang-barang yang kita inginkan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kan ada ginjal orang lain


0 komentar:
Posting Komentar