Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya tiga gempa.Hal itu merupakan catatan BMKG hingga Minggu malam pukul 21.48 WIB.
Gempa terjadi pukul 08.29 WIb di barat laut Kepulauan Yapen, Papua
Mag:4.5, 06-Jan-19 08:29:53 WIB, Lok:1.66 LS, 135.64 BT (Pusat gempa berada di darat 71 km barat laut Kep. Yapen), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II-III Serui

Gempa kedua terjadi pukul 13.53 WIB di Tenggara Kairatu, Pulau Seram, Maluku.
Mag:3.2, 06-Jan-19 13:53:50 WIB, Lok:3.43 LS, 128.41 BT (Pusat gempa berada di darat Tenggara Kairatu), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Liang, II Kairatu

Gempa ketiga terjadi pada pukul 19.12 WIB dengan skala 3,5 SR.
Mag:3.5, 06-Jan-19 19:12:20 WIB, Lok:8.23 LS, 116.47 BT (Pusat gempa berada di darat 26 km TimurLaut Lombok Utara), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Lombok Utara, II Lombok Barat

I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
III MMI
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

0 komentar:
Posting Komentar